Pengalaman Saya mendaftar BLT Berkedok Kartu Pra Kerja (Disertai Gambar)

DISCLAIMER : KALAU KAMU BUTUH CEPAT, KAMU BISA MEMBACA YANG DI BOLD-BOLD SAJA.

Dewasa ini (asik pake dewasa ini), kalo kamu senggang dan berselancar di dunia maya, topik yang gak ada matinya dan gak ada abis-abisnya pasti adalah COVID-19. Memang, kalau kita keluar dan lihat di jalan-jalan, semuanya kosong, toko-toko pada tutup atau minimal untuk restaurant sudah tidak menerima lagi layanan makan ditempat, semuanya ya karena si COVID ini. Makanya, kalau kamu tidak ada keperluan apa-apa, udah deh jangan coba-coba keluar mending dirumah aja karena kalaupun kamu keluar kamu gak bakalan nemuin apa-apa kecuali kesepianmu dan kenangan-kenanganmu bersama si dia.
Memang sih, gak semua orang yang bisa jadi sobat rebahan, masih banyak juga yang harus berjibaku dan bertaruh nyawa setiap hari untuk keluar dan berbaur dengan virus yang bisa memangsa setiap saat. Selain karena pekerjaannya tidak bisa di "daring"-kan, bergantung pada upah harian, atau pengusaha kecil (UMKM) seperti.. saya.
Bersyukurnya, pemerintah akhirnya mengeluarkan program Bantuan berupa BLT kepada sobat-sobat diatas. Eh, tunggu-tunggu, maaf kesalahan redaksi saudara-saudara, maksud saya Kartu Pra Kerja gaes. "Kok kartu prakerja sih? kan kita lagi butuh bantuan langsung bukan pekerjaan, apalagi pra kerja.. lha wong banyak diantara kita yang berstatus pasca kerja je (PHK).." Uwis to, tenang dulu, manut dulu aja, siapa tau oh siapa tau ini bagian dari penyempurnaan program secara bertahap. Saya ber-positif thinking lho ya, bukan bela si A atau si B, apalagi si Y. Kalau situ mau ber-negatif thinking ya monggo.
Nah, sehubungan besok sudah deadline pendaftaran Kartu Pra Kerja (kita singkat KPK biar gampang) maka saya akan membagikan sedikit tahapan, panduan dan pengalaman saya mendaftar kartu ini.
yuk mari cek hal-hal yang perlu diperhatikan berikut :
  1. Lokasi : Pastikan kamu berada di lokasi yang kuat sinyalnya, dan device yang kuat juga untuk menangkap sinyal. sedari awal kamu mendaftar akan ada himbauan untuk memperhatikan hal diatas, jangan coba-coba mendaftar di Gunung Sempu, Goa Selarong atau di Gunung Modjo Bantul apalagi pake kartu telkomsel, karena di sana yang kuat XL.
  2. Kelengkapan : Pastikan kamu sudah mempersiapkan foto KTP dan Foto selfiemu bersama KTP. Ingat file tidak boleh lebih dari 2 MB, kalau kamu mendaftar menggunakan komputer, kamu bisa mengatur ulang ukuran file via aplikasi photoshop atau bahkan paint sekalipun. tapi kalau kamu via HP kamu bisa menggunakan foto editor yang biasanya sudah terinstal bersama dengan device kamu.Saya tidak menyarankan untuk melakukan pengaturan ukuran file via aplikasi online kalau tidak terpepet meskipun bisa (tinggal search di google online picture resizer langsung deh bermunculan) alasannya karena foto kamu bisa rawan dipergunakan oleh pihak-pihak lain untuk mengajukan pinjaman online atas namamu dan kejahatan internet lainnya.
  3. Verifikasi : Selain memastikan foto KTP dan selfie uwu-mu bersama KTP, kamu juga harus memastikan bahwa kamu punya email dan nomor telfon yang valid (sudah terdaftar atas namamu, jangan pakai hape anak, istri atau tetangga). Karena diawal kamu akan diminta kode OTP dan karena data hanya diinput sekali di awal, ditakutkan kamu tidak bisa edit data di kemudian hari. usahakan gunakan kartu-kartu yang punya reputasi baik. pengalaman saya sebagai Sales Canvaser salah satu start up beberapa nomor seperti "Telu"  dan "Kanca Pinter" agak kesulitan untuk dikirimi kode OTP.
  4. Persiapan Lainnya : Silahkan kamu siapkan waktu dan mental, karena selain kamu mendaftar kamu akan dihadapkan pada 25 soal yang harus kamu isi dalam kurung waktu +/- 30 menit. soalnya mudah hanya meliputi matematika super dasar, dan hal-hal lain terkait pandanganmu terhadap program ini.
  5. (diedit 16 april 2020) Persyaratan Khusus : Pastikan kamu sudah berusia 18 tahun dan tidak sedang menempuh pendidikan formal dijenjang manapun. Cara ngeceknya? gampang, coba datang ke warnet jam 9 pagi, kalau kamu gak diciduk Pol PP berarti kamu sudah dianggap dewasa, atau berparas dewasa (Thank's to Rio Sugiharto yang telah membaca dan melakukan revisi). 
Setelah kamu memperhatikan hal-hal diatas, saatnya mulai tahapan.
1. Buka browser kamu dan langsung akses ke www.prakerja.go.id. setelah kamu sampai di halaman depan website, langsung saja, kamu klik daftar sekarang

2. setelah kamu klik daftar, kamu akan diminta mengisi email dan password, ingat ketika mengisi password alangkah baiknya kamu menggunakan kombinasi huruf biasa, huruf kapital dan angka.

3. setelah kamu berhasil mendaftar kamu akan digiring ke sebuah pop up bahwa pendaftaran kamu telah diterima, dan kamu akan diminta untuk melakukan verifikasi via email. silahkan langsung cek email kamu

4. setelah masuke ke laman email kamu, langsung saja kamu buka email dari Kartu Prakerja, dan langsung klik tombol Verifikasi sekarang.

5. Setelah email kamu berhasil di verifikasi, kamu akan digiring kembali ke laman prakerja.go.id, dan diminta untuk login kembali

6. setelah kamu berhasil login, kamu akan diminta untuk mengisi nomer KTP kamu dan tanggal lahir. apabila tanggal lahir berbeda dengan nomer KTP, otomatis akan gagal ke halaman selanjutnya


7. setelahnya, kamu akan diminta mengisi data diri. yang ini standar sih cuma kamu harus berhati-hati saat mengunggah foto KTP atau selfie bersama KTP, karena bila file blur/ ukuran melebihi 2 MB, kamu tidak akan mendapatkan notifikasi. hanya ada tulisan "Unggah File KTP dengan benar" kurang lebih seperti itu. tanda kalau unggahanmu sudah diterima, akan muncul tombol "hapus unggahan"seperti dibawah ini.

8. setelah kamu berhasil mengisi data diri, kamu akan diminta untuk mengisi kode OTP yang dikirimkan ke no. HP yang kamu isikan pada form data diri untuk memverifikasi.

9. setelahnya kamu akan ditanyai beberapa hal untuk bentuk konfirmasi terkait status bekerjamu.


10. setelah kamu menjawab 2 pertanyaan terkait konfirmasi, kamu akan tiba di laman untuk mempersiapkanmu dengan test sebanya 25 soal. dan ini sangat amat menguras waktu walaupun tidak terlalu menguras otak, untuk soalnya saya pastikan insya allaah gampang gaes.tenanan.


tapii, jangan senang dulu, karena setelah kamu menyelesaikan semua tahapan, kamu akan di evaluasi, dan kebetulan laman dashboard dari akunmu hanya status dan logout, jadi ya tinggal menunggu atau keluar dan lanjut rebahan lagi.

Review saya :

Website : 8/10 
untuk website pemerintah tampilan sangat baik, simple dan terkesan modern. tidak terasa bahwa ini adalah websie yang disediakan oleh pemerintah. design juga menarik dan saya rasa bisa diterima semua kalangan umur dan usia.

Fitur dan fungsi : 7/10
Untuk fitur masih perlu diperbaiki, terutama untuk notifikasi hasil upload foto. karena cukup membuat bingung diawal. kalau kamu login dengan hp, dan melakukan upload foto dengan kamera, hasilnya akan tetap gagal kalau kameramu menghasilkan gambar lebih dari 2 MB, dan kamu digagalkan tanpa kepastian, karena tidak tahu apa yang menjadi salahmu. intinya seperti diputusin tapi gak dikasih kejelasan

Soal : 7/10
soalnya sangat mudah, sungguh sangat mudah sehingga saya tidak tahu esensi dari munculnya soal-soal tersebut. atau mungkin jangan-jangan soal itu untuk mengetahui apakah kamu robot atau manusia. saya rasa ada baiknya ditambahkan beberapa pertanyaan terkait kompetensi pendidikan dan penyesuaian soal dengan kompetensi pendidikan apabila soal ditujukan agar bisa dijawab oleh semua kalangan. karena jatuhnya menjadi sangat bias.

Program : 5/10
kalau ini program untuk Pra Kerja saja, saya akan memberi nilai 7/10 untuk upayanya. sayangnya program ini muncul ketika masa pandemi, timing yang sungguh tidak tepat untuk mengkicepkan masyarakat yang haus akan bantuan. saya rasa ada baiknya memisahkan BLT dan Pra Kerja, karena BLT dibutuhkan untuk masa seperti sekarang, sedangkan Pra Kerja adalah program yang harus muncul setiap saat, baik pandemi maupun tidak. dan lagi, saya rasa untuk bantuan yang hanya bisa digunakan sekali saja seperti apa yang dilansir oleh pemerintah tidak perlu ada embel-embel kartu, selain hanya menebal-nebalkan dompet, ini juga hanya menjadi pemborosan anggaran.

(diedit 16 April 2020) Update terbaru dari teman saya Dawwas Kamal Fasyabillah, BLT Kartu Pra Kerja ini tidak diwujudkan dalam bentuk kartu, meskipun pas masa promosi saat pemilu yang dipamerkan ya kartu, dan ya kok diksinya pakai karta kartu, mbok pilih kata lain, "layanan" kek, atau "fitur" yang memang tidak merujuk kepada sebuah benda. Untuk yang penasaran dengan rilis resmi terkait tidak berbentuk kartu bisa di cek di sini

Wallaahu'alam bisshawaab

Komentar

Posting Komentar

tolong di komentari,